MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

MENELADANI RASULULLAH

Sebagai bentuk penguatan dalam pendidikan karakter SMA Kosgoro mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Solidaritas SMA Kosgoro pada hari Jumat, 2 Desember 2016.  Untuk memeriahkan suasana diisi dengan hiburan  marawis, angklung dan manakiban.  Hadir sebagai penceramah Ustad H. Ade Sarmili, M.S.i  Kasi Urusan Haji Kementrian Agama Kota Bogor  dengan tema “Dengan  Maulid Nabi SAW kita wujudkan manusia berakhlak mulia, jujur, disiplin.”

 

 

Kepala SMA Kosgoro Tri Atmojo menjelaskan, di era  modern ini  sekolah harus intensif dalam menanamkan nilai-nilai budi perkerti agar siswa mempunyai jiwa yang berakhlakul karimah. Dan sebaik-baik suri tauladan dalam hal ini adalah Rasulullah Muhammad SAW. Peringatan maulid merupakan momentum untuk memperkenalkan lebih mendalam kehidupan Rasulullah dalah akhlakul karimah seperti, sikap jujur, disiplin, amanah, istiqomah. “ Guru masa kini harus lebih kuat dalam penanaman budi pekerti mengingat tantangnnya hidup siswa yang semakin berat yang cenderung bebas  norma,”  demikian harapannya Tri Atmojo.

 

Menurut Ustad Ade Sarmili dalam ceramahnya peringatan maulid adalah upaya untuk mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tentu saja tidak hanya mengingat hari lahirnya beliau. Tapi juga mengingat jasa-jasa beliau yang telah menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia termasuk ke Indonesia. Makna Maulid Nabi yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal bukan lagi sebagai kegiatan serimonial, tetapi sebuah momentum untuk mentahbiskan beliau sebagai figure tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup kita.

Ustad Ade Sarmili lebih lanjut  menyebutkan ada lima hikmah memperingati Maulid Nabi. Pertama, Peringatan Maulid Nabi mendorong kita untuk membaca shalawat, dan shalawat itu diperintahkan oleh Allah Ta’ala,”Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya,” demikian  tersebut dalam QS Al-Ahzab:56.

 

Kedua Peringatan Maulid Nabi SAW adalah ungkapan kegembiraan dan kesenangan kepada beliau.  Ketiga, meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW. Keempat, Meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW dalam setiap gerak kehidupan. Tanamkan keteladanan Rasul dalam kehidupan sehari-hari, mulai hal kecil, hingga paling besar, mulai kehidupan duniawi, hingga urusan akhirat.  Kelima, melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah, dan juga para Nabi.