MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

IHT PEMBUATAN SOAL HOTS

Untuk meningkatkan kompetensi guru, SMA Kosgoro Kota Bogor mengadakan   In Hause Training (IHT) teknik pembuatan soal Higher Order Thinking pada hari Senin, 19 Desember 2016. Kegiatan yang dihadiri seluruh guru tersebut berlangsung selama satu hari, dan sebagai pemateri adalah Drs. H. Bambang Darmaji, M.Pd Koordinator pengawas Pembina Kota Bogor.

 

 

Dalam sambutan pembukaan Kepala SMA Kosgoro H. Tri Atmojo, M.Pd menjelaskan bahwa sekolah sebagai garda terdepan dalam menyiapkan gererasi masa depan yang berkualitas maka pendidikan harus mengacu pada empat pilar pendidikan yang telah dicanangkan oleh UNESCO, yaitu  learning to know (belajar mengetahui), learning to do (belajar melakukan sesuatu), learning to be (belajar menjadi sesuatu), dan learning to live together (belajar hidup bersama).  Mengacu pada empat pilar tersebut maka pembelajaran harus mengacu pada “4Cs”, yaitu critical thingking & problem solving, Creativity & innovation, Communication, dan collaboration.

 

Sebagai nara sumber Bambang Darmaji menjelaskan bahwa ketrampilan berfikir tingkat tinggi (HOT) meliputi empat hal yang harus diperhatikan yaitu berfikir kritis, berfikir kreatif, pemecahan masalah dan pembuatan keputusan.

 

Dalam menilai atau mengukur diharapkan guru bukan sekedar  meminta siswa untuk menghafal sejumlah informasi, namun lebih kepada bagaimana memproses sejumlah informasi untuk mendapatkan solusi dari permasalahan yang diajukan. Ketrampilan yang diharapkan adalah ketrampilan yang lebih kompleks seperti berfikir kritis dan merangsang siswa untuk mengintrepretasikan, menganalisa atau bahkan mampu memanipulasi informasi sebelumnya sehingga tidak monoton.

 

Teknik kegiatan-kegiatan lain yang dapat mengembangkan ketrampilan berfikir kritis dan kreatif siswa dalam bentuk menjawab pertanyaan-pertanyaan inovatif:  Adakah cara lain? (What’s another way?), Bagaimana jika….? (What if…?), Manakan yang salah? (What’s wrong?), dan Apakah yang akan dilakukan? (What would you do?).