MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

SISWA SMA KOSGORO BELAJAR DI MUSEUM PETA

Sebanyak 603 siswa kelas X dan XI SMA Kosgoro Kota Bogor pada hari Senin, 10 April 2017  mengadakan kunjungan ke Museum  PETA yang terletak di Jln. Jend. Sudirman No. 35 Kota Bogor. Kegiatan yang diselenggarakan dalam mengisi libur  sehubungan pelaksanaan UNBK kelas 12 itu  didampingi oleh waka kesiswaan dan para wali kelas itu berlangsung dengan tertib dan menyenangkan.

 

 

Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Sugito Suep menjelaskan bahwa kegiatan merupakan program kesiswaan dalam pembinaan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme.  Menurut Sugito Suef yang juga guru PKn, kegiatan belajar  di luar kelas ini sebagai bentuk penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam mata pelajaran sejarah dan PKn.  Untuk pembelajaran ini para siswa dibelaki lembar kerja siswa (LKS)  agar pelaksanaan pembelajaran ini dapat terukur pencapaiannya sesuai yang diharapkan. “semoga penjelasan dari pemandu para siswa dapat memahami perjuangan para pahlawan PETA dan dapat menyerap nilai-nilai perjuangannya,” demikian harannya.

 

Dalam penjelasnnya Pimpinan Museum Peta Cucu Nuris Arianto menjelaskan bahwa Museum Peta merupakan museum yang didirikan untuk memberikan penghargaan kepada mantan tentara PETA atas kontribusinya dalam pendidian bangsa dan Negara. Selain itu museum ini untuk memberikan gambaran perjuangan kemerdekaan Indonesia dan persiapan dalam mengisi kemerdekaan. Lebih lanjut Cucu menerangkan bahwa koleksi di Museum ini terdiri atas relief atau monument, patung, perlengkapan perang yang menceritakan awal terbentuknya tentara PETA dan terjadinya pertempuran tentara PETA melawan penjajah. Menurut Cucu alasan mengapa Monumen dan Museum Peta dibangun di Bogor karena di tempat inlah untuk pertama kalinya diadakan pusat pendidikan dan pelatihan tentara perwira PETA.

 

Para siswa sangat menikmati  belajar di museum Peta yang diresmikan oleh Presiden Suhartao pada tgl. 18 Desember 1995 itu.  Seperti yang diungkapkan Azka Makarim , Nabilla kelas XI  dan Fira dan Rgis kelas X :”kami merasa senang dapat belajar sambil refresing, kegiatan yang sangat berharga yang  tidak akan terlupakan sejarah perjuangan PETA, semoga kami dapat melanjutkan perjuangannya dengan berprestasi dalam belajar,” demikian pendapatnya.