MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

SMA KOSGORO MENUJU ADIWIYATA NASIONAL

SMA Kosgoro yang pernah mendapat penghargaan Raksa Prasada sebagai Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) atau Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi tahun 2016 mulai mempersiapkan diri maju tingkat nasional dengan mengadakan seminar sehari pada tgl. 19 April 2017 dengan tema “SMA Kosgoro Menuju Adiwiyata Tingkat Nasional,” dengan nara sumber DR. H. Widiyanto Dwi Surya  Ketua Yayasan Dharma Setia Kosgoro (YDSK), Ade Yusdira SE, MM dari STIE Kesatuan dan Setiawati, M.Si Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Kota Bogor.  Kegiatan ini dihadiri para siswa kelas 10,11,12, para guru dan pengurus yayasan dan beberapa sekolah terdekat.

 

 

Koordinator Adiwiyata SMA Kosgoro Drs. Senthot Rudi Handono menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan seminar ini adalah untuk meningkatkan kesadaran bagi warga sekolah akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai wujud kecintaan kepada bumi sebagai tempat tinggal dan mensosialisasikan pemanfaatan bahan bakar untuk kewirausahaan.

 

Menurut DR. Widiyanto Ketua YDSK, mantan dosen IPB yang sekarang terjun di bisnis  vaksin ini  ada tujuh kunci sukses sebagai wirausaha yaitu, memiliki pengetahuan khusus, percaya diri, kerja keras dan ulet, kreativitas dan inovasi, pandangan strategik, terakhir adalah sabar dan tawakal.

 

Setiawati dari DPLH   menjelaskan ada empat komponen program untuk mencapai sekolah Adiwiyata yaitu, kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan lingkungan berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung yang ramah lingkungan. “Yang terpenting dari adanya adiwiyata ini adalah sekolah menjadi tempat pembelajaran tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar,” demikian harapan Setiawati.

 

Sedangkan Ade Yusdira lebih memberikan contoh usaha yang digarapnya dan bisa dilakukan oleh para siswa tanpa harus meninggalkan bangku belajar.