MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

SERAH TERIMA SISWA BARU

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  tidak hanya berlaku untuk peserta didik tetapi juga berlaku bagi orang tua siswa hal ini seperti yang dilakukan di SMA Kosgoro pada hari Sabtu, 22 Juli 2017.  Dalam kegiatan ini dilaksankanan  serah terima siswa baru secara simbolis, motivator dari psikolog tentang multiple intelegensi, penandatangan dan ikrar  pakta integritas orang tua, dialog serta simulasi penggunaan finger print. Hadir dalam kegiatan ini 342 orang tua siswa baru, Pembina YDSK   H. Iwan Ruswandi, SE., MM., Ketua Yayasan Dharma Setia Kosgoro (YDSK)  DR. H. Widiyanto Dwi Surya beserta pengurus serta dewan guru dan karyawan.

 

 

Kepala SMA Kosgoro H.  Tri Atmojo, M.Pd  menjelaskan bahwa pertemuan ini sangat penting dan strategis bagi sekolah dan orang tua siswa. Pertemuan ini akan diawali dengan  pertemuan orang tua siswa dengan masing-masing  wali kelas. Tujuan dari pertemuan ini agar terjalin hubungan yang harmonis antar sekolah dengan pihak orang tua siswa sehingga program-program sekolah mendapat dukungan penuh sekaligus menjadikan orang tua siswa sebagai mitra dalam memantau pendidikan yang dilaksanakan di sekolah. “Itulah sebabnya dalam pertemuan ini diadakan pakta integritas bahwa orang tua akan mendukung semua program sekolah serta dapat menerima apabila putra-putrinya mendapat sanksi dari sekolah karena melanggar tata tertib sekolah. Dan dalam pakta integritas ini  adalah apabila terjadi permasalahan orang tua atau siswa dengan pihak sekolah diselesaikan secara kekeluargaan,” demikian tegas Tri Atmojo.

 

Sementara itu Ketua YDSK Widiyanto Dwi Surya dalam sambutannya menyampaikan selamat dan ucapan terima kasih telah menjadikan SMA Kosgoro dipercaya mengemban amanah mendidik putra-putri Bapak Ibu semua.  Menurutnya  ada tiga target  program yayasan  yaitu kualitas, efisiensi dan kesejahteraan. Kualitas meliputi aspek sistem dan pelayanan dalam memenuhi delapan standar pendidikan, kualitas lulusan, dan sumberdaya manusia seperti guru dan karyawan. Sedangkan efisiensi, diutamakan kepada efisiensi pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada. Selain kualitas dan efisiensi, juga sangat penting adalah masalah kesejahteraan, baik kesejahteraan guru dan karyawan. 

 

DR. H. Widiyanto Dwi Surya menjelaskan bahwa YDSK tidak hanya sebagai legitimasi pendirian sekolah atau sebagai alat bisnis di sekolah, tetapi YDSK sebagai suatu sistem dalam penyelenggaraan pendidikan yang dikelola secara professional dan akuntabel.

 

“Dalam hasil akreditasi SMA Kosgoro tahun 2015 yang telah dinilai dari delapan standar pendidikan, kita mendapat nila “A” atau amat baik, ini menunjukkan kinerja sekolah dan yayasan yang dapat dipertanggungajawabkan, dengan demikian pastikan putra-putri Bapak Ibu bersekolah disini jangan pindah ke sekolah lain karena SMA Kosgoro sangat baik untuk pendidikan putra-putrinya,” demikian permintaannya.