MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

BELAJAR DARI KOREA SELATAN

 Senang rasanya kami dari Yayasan Dharma Setia Kosgoro (YDSK)  Kota Bogor yang terdiri H. Iwan Ruswandi  Dewan Pembina YDSK, saya sendiri Tri Atmojo Kepala SMA Kosgoro dan Asep Mulyana Kepala SMK Kosgoro  dapat mengikuti studi banding ke negeri Ginseng atau Korea Selatan pada tanggal 16 – 20 Oktober 2017. Kegiatan yang  diikuti oleh 75 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia itu atas prakarsa Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Pusat.  Daerah yang dikunjungi antara lain SD, SMA Science, KBRI, Kimchi School dan hanbok, perusahaan Samsung, Wisata ke Pulau Nami, Istana Changdeok, Incheon dan wisata belanja Myeongdong.

 

 Berada di Korea selama empat hari ada catatan kecil yang dapat digunakan untuk pembelajaran kita semua. Korea selatan adalah Negara yang terletak di semenanjung Korea, Asia Timur. Korea Selatan merdeka tanggal 15 Agustus 1945 dengan menganut sistem pemerintahan Republik Presidensial. Preasidennya sekarang Moon Jae-in yang sejak 10 Mei 2017 menggantikan Presiden Park Geu-hye yang dimakzulkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan. Luas wilayah 99.720 km2 (lebih sempit dari Pulau Jawa 136.000 km2) dengan jumlah penduduk 50.924.172 jiwa, pendapatan perkapita US$ 37.900 (Rp 492.700.000,- pertahun).

 Masyarakat Korea Selatan, Seol khususnya, sangat displin dan teratur. Hal ini terbukti dari bagaimana disiplinya mereka berkedara. Tak satupun dari mobil-mobil  menerobos lampu merah meskipun kondisi jalan macet. Dalam kondisi tertib seperti ini setiap orang merasa aman dan nyaman  menyeberang di zebra cross.

 Budaya bersih. Masyarakat Korea sudah sadar akan kebersihan.  Korea Selatan saat merdeka hampir sama dengan Indonesia sebagai Negara miskin dan kumuh.  Tetapi pemerintah Korea telah berhasil mengedukasi seluruh penduduknya  yang dulu kumuh sekarang menjadi kota yang bersih.  Kebersihan terlihat di semua lini baik di jalan, sekolah , sungai dan tempat-tempat umum lainnya.

 Cinta produk dalam negeri. Hampir 95% produk dalam negeri digunakan di Korea Selatan.  Hampir semua mobil yang berredar di jalan Korea Selatan adalah merk Korea seperti Hyundai, Kia, Daewoo, Sangnyong, atau Samsung-Renault. Selain mobil, HP yang dipakai orang Korea juga merek Samsung dan LG. Produk-produk elektronik lain seperti mesin cuci, kulkas, AC, seterika, microwave, hingga laptop hampir semua bermerk LG dan Samsung.

 Belajar keras untuk mendapatkan universitas. Tiga kunci keberhasilan pendidikan di Korea Selatan adalah guru yang berkualitas, sarana prasarana yang lengkap dan waktu belajar yang lama. Hampir 89% siswa Korea mempunyai pikiran maju, itulah sebabnya mereka rela bekerja keras untuk mendapatkan perguruan tinggi berkualitas. Anak Korea sudah terbiasa belajar dari pukul 07.00 – 20.00.

 Dalam kunjungan di KBRI dijelaskan bahwa Korea Selatan adalah Negara yang tahu diri, sungguh-sungguh, bekerja keras, paham masa depan, penuh persaingan, menghargai ilmu pengetahuan dan bersahabat tidak sombong.