MOTTO SEKOLAH

PELANTIKAN PMR SMA KOSGORO KOTA BOGOR 2018

PMR SMA Kosgoro Kota Bogor melakukan pelantikan anggota baru yang diselenggarakan pada 26 dan 27 Oktober 2018, lalu.

  Kegiatan tersebut dilaksanakan di Penginapan Pondok Bambu – Curug Nangka Kabupaten Bogor.  Setiap anggota mengikuti rangkaian kegiatan hingga penyematan syal sebagai tanda anggota sah PMR SMA Kosgoro Kota Bogor.

Panitia memeriksa kelengkapan peserta dan barang bawaan masing-masing kelompok.  Setelah dinyatakan siap dan lengkap, kegiatan perkemahan dan pelantikan langsung dimulai.  Kegiatan ini di awali dengan pembukaan apel.  Sebagai pembina apel sekaligus pembuka kegiatan pelantikan ini oleh KepalaSekolah Herman Lasrin, S.P., M.Pd di lapangan SMA Kosgoro Kota Bogor dan di hadiri para wakil kepala sekolah, guru, pembina, dan pelatih PMR SMA Kosgoro Kota Bogor.

Apel pembukaan Pelantikan PMR SMA Kosgoro Kota Bogor

Dengan dibukanya kegiatan ini, peserta pelantikan diharapkan mendapat ilmu yang dapat di terapkan pada diri, keluarga, dan lingkungan.  Serta melahirkan PMR SMA Kosgoro Kota Bogor yang berkarakter, disiplin, dan peduli sesama.

Kemandirian dan kerja kelompok pun sudah mulai terlihat pada awal pemasangan tenda peserta, dimana para pesereta mencari tempat yang pas untuk meletakkan tendanya dan memasang tanpa dibantu pelatih.

 

Setelah itu, peserta bersiap untuk mendapatkan materi pertama mengenai keorganisasian.  Organisasi merupakan suatu wadah yang memiliki tujuan atau visi dan misi yang sama.

Materi I : Keorganisasian

Sedangkan materi yang kedua mengenai Pertolongan Pertama (PP).  Pertolongan Pertama (PP) merupakan pertolongan segera pada korban kecelakaan atau sakit yang membutuhkan penanganan medis dasar.  Pertolongan Pertama (PP) memiliki prinsip-prinsip yang di singkat PATUT, yakni :

 

P :Penolong amankan diri sendiri

A :Amankan lokasi

T :Tandai tempat kejadian

U :Usahakan hubungi pihak terkait (polisi, rumah sakit, dll.)

T :Tindakan pertolongan yang tepat

Tujuan Pertolongan Pertama (PP) ini adalah untuk menyelamatkan jiwa korban.  Nah, dengan mendapatkan ilmu mengenai keorganisasian dan pertolongan pertama, setiap anggota PMR dapat menerapkan dalam lingkungannya.