MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

PENGUATAN KARAKTER BANGSA MELALUI PEMBUDAYAAN DI SEKOLAH

Bertempat di SMA Kosgoro Kota Bogor pada hari Sabtu, 16 Januari 2016, Yayaysan Dharma Setia Kosgoro bekerjasama dengan Yayasan Bhakti Bangsa mengadakan acara Diskusi dan Pelatihan warga sekolah Kosgoro dengan tema “Sekolah Sebagai Pusat Pembudayaan.”

Acara yang berlangsung dari pukul 8 pagi sampai 16.00 diahdiri oleh pengurus yayasan, dewan guru SMA.SMK, SMP Kosgoro, orang tua siswa, OSIS dan Duta Sekolah, dengan menghadirkan tiga nara sumber, yaitu DR. Indra Jati Sidi, Ph.D (mantan Dirjen Dikdasmen/dosen ITB), Prof. DR. Asep Saefuddin (Rektor Universitas Trilogi/ Guru Besar IPB), dan Prof. Abdorrahman Ginting (konsultan pendidikan), serta sebagai moderator H. Iwan Ruswandi, SE, MM (Ketua Yayasan Dharma Setia Kosgoro.

Menurut Ketua Yayasan Dharma Setia Kosgoro Iwan Ruswandi, kegiatan ini merupakan program yayasan untuk memperkuat karakter peserta didik di sekolah Kosgoro, terutama mempersiapkan mereka guna menghadapi era bonus demografi. Lebih lanjut Iwan Ruswandi mengatakan bahawa penguatan karakter tersebut melalui pembudayaan nilai-nilai yang disebut”Catur Darma” , yaitu nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, tanggungjawab dan kepekaan sosial.

Indra Djati Sidi sebagai pembicara pertama mengatakan:” mereka yang jujur, disiplin, tanggungjawab, memiliki kepekaan sosial, kerja keras, tidak menyontek dan seterusnya itulah yang akan berhasil dalam hidupnya. Berdasarkan pengalaman saya menjadi dosen ITB selama 40 tahun dapat saya petakan bahwa mahasiswa yang berkarakter, dosen yang berkarakter itulah bagian dari mereka yang sukses.” Guru menjadi kunci untuk membangun karakter, untuk itu saya minta Bapak Ibu guru di Kosgoro ini dapat meningkatkan kemampuan prosesinya untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Pemateri kedua Prof. Asep Saefuddin. Dalam paparannya menjelasnya bahwa perfomece kepribadian manusia itu pada dasarnya dibentuk menjadi lebih baik melalui sentuhan kombinasi genetika, lingkungan, dan interaksi anatara gen dan lingkungan.

Pemateri terakhir Prof. Abdorrahman Ginting yang banyak memberikan ilustrasi tentang pendidikan karakter serta contoh program penguatan pendidikan karakter tersebut. Menurutnya, program penanaman nilai-nilai itu dapat melalui upacara bendera, kunjungan ke Museum, kerja bakti, mengundang para tokoh dan membuat film yang menginspirasi praktek good character.

Dalam diskusi ini diambil kesimpulan bahwa sekolah sebagai pusat pembudayaan menjadi pusat untuk membangun karakter kejujuran, kedisiplinan, tanggungjawab dan mempunyai kepekaan sosial.

Selain acara diskusi ini, diadakan pengukuhan 125 duta sekolah dari SMA,SMK dan SMP Kosgoro dengan penyempatan selempang Duta Sekolah oleh Sarwono Kusumaatmadja selaku ketua umum Yayasan Bhakti Bangsa.