MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

Profil Kepala Sekolah

Tri  Atmojo dilahirkan di Kulon Progo, Yogyakarta, 17 Desember 1962. Pendidikan yang ditempuhnya di SD Negeri, SMP Muhammadiyah, SMA Negeri di daerah kelahirannya.  Gelar Sarjana jurusan Geografi (Drs) diperoleh dari IKIP Negeri Yogyakarta yang sekarang menjadi Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 1987. Gelar Magister Pendidikan (M.Pd) jurusan Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) diperolehnya di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) Jakarta pada tahun 2002.

Pengalaman mengajar,  tahun 1987 – 1989 mengajar IPS di SPG Muhammadiyah di daerah Kalibawang Kulon Progo. Setelah SPG dibubarkan maka sejak itu pindah mengajar di Bogor. Mulai mengajar di SMA Kosgoro tahun 1990 sampai sekarang. Disamping itu juga pernah mengajar di SMA Kornita IPB Darmaga Bogor.

WELCOME TO SMA KOSGORO: SCHOOL ON NATIONALITY CONCEPTS AND THE PROMINENT OF TECHNOLOGY

Jabatan Kepala Sekolah di SMA Kosgoro kali ini adalah yang kedua kalinya. Pertama pada pada tahun 1997 – 2002 menggantikan Drs. Rahmat yang mutasi ke SMA Negeri 1 Kota Bogor. Dan periode kedua tahun 2009-2013.

Jabatan  di masyarakat yang pernah dipegang mulai dari Ketua RT, Ketua RW, Ketua DKM dan di organisasi kemasyarakatan saat ini sebagai pengurus IPSI Cabang Kota Bogor bidang Organisasi, anggota Dikdasmen Muhammadiyah Kota Bogor. Dalam organisasi profesi saat ini sebagai Sekretaris MGMP Sosiologi Kota Bogor.

Pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti yang terkait dengan tugas kepala sekolah  antara lain Pelatihan Peningkatan Manajemen Perguruan Swasta (1996) oleh BMPS Kota Bogor, Pelatihan Kepala Sekolah SMU dan SMK Swasta (1997) oleh Direktorat Sekolah Swasta dan BMPS, Pelatihan Manajemen Kepala Sekolah (2000) oleh Dinas Pendidikan Kota Bogor, IHT-BBE-LS KBK Sosiologi (2004) di Bandung, dan lulus langsung sertifikasi guru tahun 2007.

Lahir dari keluarga guru, yaitu ayahnya guru dan dari enam saudara kandung empat menjadi guru dan dua menekuni pekerjaan lain.  Mungkin karena dilahirkan di desa dengan mata pencaharian relatif homogen sehingga pekerjaan guru menduduki kelas sosial terhormat. Di kampung guru sebagai pemuka masyarakat  yang disegani, bahkan sebutan Pak guru selalu menempel pada diri seorang guru pada waktu tahun 1970 an. Itulah sebabnya inspirasi menjadi guru sudah menjadi cita-cita sejak kecil.

Tugas yang harus dituntaskan sebagai Kepala Sekolah adalah mewujudkan SMA Kosgoro menjadi SSN pada tahun 2013 dan Sekolah dengan pelayanan RSBI pada tahun 2016.  Saat ini SMA Kosgoro Kota Bogor memasuki tahun kedua sebagai Sekolah Rintisan Standar Nasional (RSSN). Direktorat Pembinaan SMA sejak tahun 2007 telah melaksanakan program rintisan Sekolah Standar Nasional (SSN) sebagai implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Program tersebut merupakan bentuk pembinaan peningkatan mutu SMA melalui pemenuhan standar nasional pendidikan. Sekolah Standar Nasional (SSN) adalah sekolah yang yang telah memenuhi atau hampir memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Standar Nasional Pendidikan terdiri dari delapan standar yaitu  standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Berbagai pembenahan saat ini sedang dilaksanakan dari delapan standar itu.