MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

Tata Tertib Sekolah

KEPUTUSAN
KEPALA SMA KOSGORO KOTA BOGOR
No. 196/102.6/SMA-KOSGORO/07/2006

Tentang
TATA TERTIB SISWA

Menimbang :

a.  Bahwa keamanan, ketertiban, sekolah yang mantap dan dinamis sangat menunjang kelancaran penyelenggaraan pendidikan.
b.  Bahwa untuk menjamin terpeliharanya kelancaran pendidikan para siswa, dipandang perlu menetapkan peraturan TATATERTIB SEKOLAH.

Mengingat : 
a.   Undang-Undang no. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 25 dan 26.
b.   Peraturan Pemerintah no. 29 tahun 1990.

 MEMUTUSKAN
Menetapkan :

TATA TERTIB SISWA

BAB I
WAWASAN WIYATAMANDALA

Wawasan Wiyatamandala adalah konsepsi yang mengandung anggapan sebagai berikut : 
1. Sekolah merupakan WIYATAMANDALA (lingkungan pendidikan), sehingga tidak boleh digunakan untuk tujuan- tujuan di luar pendidikan
2. Kepala Sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya, yang harus berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk : 
     a. Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha  
     b. Meningkatkan kecerdasan dan keterampilan 
     c. Mempertinggi budi pekerti 
     d. Memperkuat kepribadian
     e. Mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air

  1. Antara guru dan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang erat
    4. Dalam memajukan / meningkatkan kemampuan siswa, diadakan undangan orang tua siswa atau home visit, sehingga terjadi pengertian dan kerjasama yang erat
    5. Para guru di dalam maupun di luar lingkungan sekolah harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu dan ditiru, betapapun sulitnya keadaan melingkunginya 
    6. Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya, namun harus mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang sadar atau tidak, dapat menimbulkan pertengkaran antara kita yang dikarenakan perbedaan suku, agama, asalusul keturunan, dan tingkat sosial ekonomi serta paham politik.

BAB II
TRI SETIA SISWA

Kami Siswa-siswi SMA Kosgoro, 
1.    Memegang teguh disiplin, berlaku jujur dan bertanggung jawab 
2.    Menggalang kerukunan bermasyarakat serta patuh pada orang tua dan guru 
3.    Mengabdi pada cita-cita rakyat Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

BAB III
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Tata Tertib ini yang dimaksud dengan, 
1.    Tata Tertib Siswa, adalah peraturan yang mengatur kewajiban, larangan dan sanksi apabila kewajiban tidak ditaati atau larangan dilanggar oleh siswa
2.    Siswa, adalah peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah di jalur pendidikan sekolah 
3.    Pelanggaran Disiplin, adalah setiap ucapan, tulisan atau perbuatan siswa yang melanggar ketentuan Tata Tertib Siswa baik yang dilakukan di dalam maupun di luar 
4.    sekolah selama yang bersangkutan berstatus sebagai siswa
5.    Hukuman Disiplin, adalah hukuman yang dijatuhkan sekolah terhadap siswa karena pelanggaran Tata Tertib Siswa.

BAB IV 
KEWAJIBAN DAN LARANGAN 

Pasal 2 
Kewajiban Umum

Siswa wajib : 
a.    Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila dan Undangundang Dasar 1945
b.    Menjunjung tinggi nama baik diri dan nama baik sekolah.

Pasal 3
Kesediaan Taat pada Tata Tertib

Setiap siswa baru wajib membaca, memahami dan selanjutnya menyatakan kesanggupan untuk mentaati Tata Tertib Siswa ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan kesediaan mentaatinya dan disetujui orang tua / wali siswa dan disaksikan Kepala Sekolah atau yang mewakilinya.

Pasal 4 
Pendidikan Agama

Siswa wajib : 
1.    Menandatangani blanko pernyataan akan mengikuti pendidikan agama sesuai dengan keyakinan yang dianut pada saat awal masuk sekolah
2.    Mengikuti pelajaran pendidikan agama sesuai dengan keyakinan yang dianut
3.    Memperkokoh keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan meningkatkan ketaatan beribadat
4.    Mengembangkan toleransi terhadap penganut agama lain
5.    Aktif ikut mengikuti kegiatan peringatan hari besar keagamaan di sekolah

Pasal 5
Upacara Bendera

Siswa wajib : 
a.    Mengikuti upacara sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan Upacara Bendera Sekolah 
b.    Menguasai keterampilan menjadi pemimpin upacara, pengatur upacara, pembawa upacara, maupun menjadi petugas upacara.

Pasal 6 
Kegiatan Belajar

Siswa wajib : 
a.    Hadir paling lambat 10 menit sebelum waktu belajar dimulai
b.    Melapor kepada guru piket jika terlambat hadir di sekolah
c.    Mengikuti seluruh kegiatan belajar pada seluruh mata pelajaran yang telah diprogramkan di setiap semester
d.    Mengikuti kegiatan belajar efektif sekurang-kurangnya 90% dari hari efektif belajar dalam setiap semester
e.    Mengerjakan tugas-tugas dari guru sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
f.    Mengikuti seluruh evaluasi belajar yang dilaksanakan oleh guru
g.    Mengikuti evaluasi susulan jika tidak dapat mengikuti evaluasi utama
h.    Mengembangkan kemampuan belajar mandiri untuk mencapai tujuan yang diinginkan
i.    Mengirim surat pemberitahuan yang ditandatangani orang tua atau wali siswa ke sekolah jika berhalangan hadir
j.    Mengajukan cuti belajar selama satu tahun apabila bukan karena kelalaian tidak dapat mengikuti belajar satu semester atau lebih
k.    Siswa yang tidak dapat mengikuti belajar sampai selesai karena sesuatu hal diharuskan membawa surat dari orang tua, kecuali ada sesuatu hal yang bersifat mendadak wajib memberitahukan lebih dahulu kepada guru kelas / guru piket, setelah mendapatkan ijin siswa tersebut diperbolehkan meninggalkan sekolah
l.    Siswa tidak diperbolehkan keluar kelas tanpa ijin pada waktu pelajaran

Pasal 7
Menghormati Guru dan Tenaga Kependidikan

Siswa wajib :
a.    Menghormati guru dan tenaga kependidikan lainnya, sopan dalam ucapan, ramah dalam bersikap dan santun dalam perbuatan, baik selama berada dalam kelas maupun berada di luar ruang kelas
b.    Mengikuti petunjuk atau perintah guru sepanjang sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam bidang pendidikan
c.    Menunjukkan perhatian dan kesungguhan dalam mengikuti penjelasan dan bimbingan guru

Pasal 8
Sarana Pendidikan

Siswa wajib :
a.    Menggunakan sarana yang ada di sekolah dengan baik demi keperluan peningkatan kualitas diri
b.    Berhati-hati menggunakan alat-alat yang mudah rusak atau pecah
c.    Mengganti barang yang rusak dan tidak bisa diperbaiki dengan barang sejenis atau dengan uang yang setara dengan harga barang yang rusak jika kerusakan terjadi akibat kecerobohan, kesengajaan atau akibat tindakan emosional
d.    Memelihara buku-buku yang dipinjam dari sekolah dengan ketentuan :
       1.    Buku harus disampul rapih
       2.    Tidak boleh dicoret-coret
       3.    Mengelem kembali halaman yang lepas
       4.    Mengembalikan buku dalam perjanjian peminjaman
       5.    Mengganti dengan buku sejenis atau dengan uang setara dengan harga buku yang hilang
e.    Memperbaiki atau membersihkan kembali sarana yang sengaja dirusak atau dicoret-coret, jika terbukti yang bersangkutan merusak atau mencoret-coret sarana sekolah
f.    Menanggung beban bersama jika kerusakan sarana dilakukan oleh beberapa siswa

Pasal 9 
Pakaian Seragam

Siswa wajib : 
a.    Memakai pakaian seragam sekolah dengan model, warna, atribut dan cara memakai yang tepat sesuai dengan Keputusan Kepala Sekolah SMA Kosgoro. tentang Pedoman Pakaian Seragam Sekolah.
b.    Memperlakukan pakaian seragam sekolah dengan : 
       1.    Bersih
       2.    Rapih (buls / kemeja dipakai dan dimasukkan ke dalam rok / celana, kancing blus / kemeja dipasang dengan baik)
       3.    Atribut sekolah terpasang lengkap pada tempatnya. 
c.    Menggunakan ikat pinggang berwarna hitam, kaos kaki putih dan sepatu hitam
d.    Menggunakan pakaian olah raga pada saat berolah raga sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sekolah.

Pasal 10
Kebersihan dan Keindahan

Siswa wajib : 
a.    Memelihara kebersihan fisik dan kerapihan penampilan diri 
b.    Berperan serta menjaga kebersihan dan keindahan sekolah serta lingkungan sekitarnya 
c.    Aktif membersihkan kelas dan halaman kelas sesuai dengan jadwal piket tang telah ditentukan 
d.    Turut serta dalam kegiatan membersihkan lingkungan di sekitar sekolah 
e.    Memelihara, menjaga keindahan sekolah

Pasal 11 
Keamanan

Siswa wajib :
a.    Turut aktif menggalang kerukunan sesama di sekolah sendiri maupun dengan siswa dari sekolah lain
b.    Mengembangkan sikap saling menghargai dalam pergaulan di sekolah maupun di masyarakat guna menunjang terpeliharanya ketertiban dan keamanan lingkungan
c.    Mencegah terjadinya perselisihan dengan sesama pelajar maupun dengan anggota masyarakat lainnya

Pasal 12 
Buku Laporan Pendidikan

  1.  Menjaga dan memelihara keutuhan, kebersihan dan keindahan buku raport yang diterima dari sekolah serta mengembalikannya tepat waktu dengan meminta tanda tangan bukti penyerahan kepada wali kelas
    b.    Memelihara keutuhan data raport sehingga terjaga keasliannya

Pasal 13
Kegiatan Ekstrakulikuler

Siswa wajib : 
a.    Memilih jenis kegiatan ekstrakulikuler yang hendak diikuti sesuai dengan kemampuannya, bakat dan minat
b.    Mengembangkan kemampuan, minat, bakat, serta keterampilan demi menunjang dan meningkatkan prestasi yang dicapai dalam kegiatan akademis.

Pasal 14
Koperasi Sekolah

Siswa wajib : 
a.    Mengetahui dan memahami aturan-aturan berkoperasi sekolah
b.    Turut aktif dalam mengembangkan koperasi sekolah
c.    Memenuhi kewajiban sebagai anggota koperasi sekolah
d.    Memperoleh hak sesuai dengan aturan yang berlaku

Pasal 15 
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Siswa wajib : 
a.    Membaca dan memahami dengan baik Anggaran Dasar OSIS
b.    Menyatakan kesediaan jika terpilih menjadi pengurus OSIS
c.    Berperan aktif menunjang terselenggaranya Program Kerja OSIS sehingga dapat mencapai sasaran : 
       1.    Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan budi pekerti luhur
       2.    Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
       3.    Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani
       4.    Memantapkan kepribadian dan mandiri
       5.    Mempertebal rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan

Pasal 16
Menjadi Duta Olah Raga atau Kesenian

Siswa wajib : 
Melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh jika telah menyatakan kesediaannya menjadi perwakilan sekolah, daerah atau negara dalam kegiatan olah raga atau kesenian, dan atas itu siswa berhak mendapatkan bimbingan khusus untuk mengejar ketinggalan materi atau ulangan-ulangan setara dengan materi yang ditinggalkan selama yang bersangkutan melaksanakan tugasnya.

Pasal 17
Keuangan

Siswa wajib : 
a.    Menyampaikan dana titipan orang tua untuk membayar iuran-iuran yang telah ditetapkan  
b.    Membayar SPP dan OSIS setiap bulan paling lambat tanggal 10
c.    Memenuhi persyaratan yang telah ditentukan jika hendak mengajukan permohonan keringanan atau bebas bayar iuran-iuran apabila karena sesuatu hal yang bersangkutan tidak bisa membayar sebagian atau seluruhnya.

Pasal 18
Larangan Umum

Siswa dilarang : 
a.    Melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945
b.    Melakukan tindakan yang dapat merendahkan nama baik diri yang dapat merendahkan nama baik sekolah.

Pasal 19
Kegiatan Belajar

Siswa dilarang : 
a.    Masuk kelas tanpa ijin guru piket jika terlambat hadir di sekolah
b.    Bersikap pasif atau mengarahkan pada hal yang tidak berhubungan dengan pelajaran saat guru menerangkan sesuatu dalam kelas 
c.    Berbicara yang tidak pada tempatnya pada saat belajar berlangsung yang dapat mengganggu ketertiban kelas 
d.    Meninggalkan pelajaran tanpa ijin guru.

Pasal 20 
Sopan Santun kepada Guru

Siswa dilarang : 
a.    Dengan kata-kata, tulisan atau sikap merendahkan, menghina, dengan mengancam, atau melakukan tindakan yang tidak terpuji terhadap guru baik selama berada dalam kelas maupun di luar kelas
b.    Menyampaikan sesuatu kepada pihak lain tentang seseorang guru sehingga pihak lain melakukan tindakan yang merendahkan guru.

Pasal 21
Sarana Pendidikan

Siswa dilarang : 
a.    Mempergunakan sarana sekolah untuk keperluan di luar pendidikan
b.    Mempergunakan sarana sekolah tanpa ijin sekolah
c.    Dengan sengaja merusak atau mencoret-coret sarana sekolah.

Pasal 22 
Pakaian

Siswa dilarang : 
a.    Mempergunakan pakaian bukan seragam sekolah pada hari-hari kegiatan belajar dilaksanakan
b.    Mempergunakan sandal atau sepatu sandal selama kegiatan belajar dilaksanakan kecuali mendapat alasan khusus sehingga siswa tidak dapat mempergunakan sepatu atau sepengetahuan guru piket
c.    Mengeluarkan, tidak memasang kancing, mencoret-coret, menggulung lengan baju, melubangi pakaian dengan sengaja
d.    Menggunakan topi bebas pada belajar efektif.

Pasal 23 
Kesehatan

Siswa dilarang : 
a.    Merokok selama menjadi siswa SMA Kosgoro
b.    Membeli, memperdagangkan, memberi, menerima, meminum, jenis minuman keras apapun dimanapun
c.    Membeli, memperdagangkan, menerima, memberi, mempergunakan obat keras dan narkotika.

Pasal 24
Penampilan diri

Rambut
Dilarang : 
1)    Putera :    berambut gondrong, membiarkan sebagian panjang tidak teratur atau mengecat dengan warna lain 
2)    Puteri :    mengecat rambut dengan warna lain 

Perhiasan 
Dilarang : 
1)    Putera :    memakai kalung, gelang, anting-anting, cincin, kaca mata warna sebagai aksesoris 
2)    Puteri :    mempergunakan perhiasan dan make-up secara berlebihan

Pasal 25 
Perkawinan

Siswa dilarang : 
a.    Melakukan pernikahan selama berstatus sebagai siswa 
b.    Melakukan tindakan asusila.

Pasal 26 
Tindak Kejahatan

Siswa dilarang : 
a.    Mengambil tanpa ijin barang milik siapapun dimanapun
b.    Menyaksikan, mendukung, melibatkan diri dalam kegiatan permainan yang mengandung unsur judi atau berjudi di lingkungan sekolah atau di luar sekolah

Pasal 27 
Penghinaan, Penganiayaan, dan Perkelahian

Siswa dilarang : 
a.    Melakukan tindak penghinaan baik melalui perbuatan, tulisan atau kata-kata sehingga dapat merendahkan martabat sesama siswa
b.    Melakukan tindak penganiayaan terhadap sesama siswa
c.    Melakukan perkelahian baik massal maupun sendiri-sendiri
d.    Melibatkan atau meminta bantuan pihak lain dari luar sekolah dan orang tua dalam menyelesikan perselisihan antar siswa di sekolah.

BAB V
PEMBERIAN PENGHARGAAN

Pasal 28

Setiap kegiatan bernilai positif atau menghormati nama baik sekolah berhak mendapatkan penghargaan.

Pasal 29
Tingkat dan Jenis Penghargaan

1)    Tingkat penghargaan : 
       a.    Tingkat sederhana 
       b.    Tingkat sedang 
       c.    Tingkat baik 

2)    Jenis penghargaan 
       a.    Secara lisan diikuti dengan isyarat verbal 
       b.    Secara lisan dan tertulis 
       c.    Secara lisan, tertulis, dan hadiah materi.

Pasal 30 
Penghargaan untuk Siswa Berprestasi

Siswa berprestasi akademis pada setiap jenjang kelas : 
a.    Rangking I, beasiswa bebas SPP selama 1 (satu) semester
b.    Rangking II, beasiswa bebas SPP selama 4 (empat) bulan
c.    Rangking III, beasiswa bebas SPP selama 3 (tiga) bulan

BAB VI 
HUKUMAN DISIPLIN 

Pasal 31
Pelanggaran Disiplin

Setiap ucapan, tulisan atau perbuatan siswa yang melanggar Tata Tertib Siswa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 3.

Pasal 32
Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin

1)    Tingkat hukuman disiplin terdiri dari : 
        a.    Hukuman disiplin ringan 
        b.    Hukuman disiplin sedang, dan 
        c.    Hukuman disiplin berat. 
2)    Jenis hukuman disiplin ringan terdiri atas : 
        a.    Nasihat lisan 
        b.    Teguran dan peringatan lisan 
        c.    Peringatan menyelesaikan tugas-tugas bersifat edukatif. 
3)    Jenis hukuman disiplin sedang terdiri atas : 
       a.    Peringatan membuat pernyataan tertulis atas bukti pelanggaran atau perjanjian tidak mengulang tindak pelanggaran
       b.    Memperbaiki atau mengganti barang-barang yang hilang atau rusak. 
4)   Jenis hukuman disiplin berat terdiri atas : 
      a.    Mengistirahatkan belajar siswa selama-lamanya 3 (tiga) hari 
      b.    Menyerahkan penetapan hukuman kepada pihak yang berwajib 
      c.    Diberhentikan dengan ijin pindah sekolah 
      d.    Diberhentikan sebagai siswa.

Pasal 33 
Yang Berwenang Memberikan Hukuman

  1.  Kepala Sekolah berwenang dan bertanggung jawab atas seluruh pemberian hukuman disiplin sekolah kepada siswa
    b.    Guru berwenang memberikan hukuman disiplin terhadap siswa pada tingkat hukuman ringan seperti dimaksud pada Pasal 32 butir 2 a, b, c, serta jenis hukuman sedang butir 3 a, b.

Pasal 34 
Tata Cara Pemeriksaan

1)    Pemeriksaan 
      a.   Sebelum menjatuhkan hukuman disiplin, yang berwenang wajib memeriksa terlebih dahulu siswa yang disangka 
             melakukan pelanggaran disiplin itu
      b.   Pemeriksaan secara lisan apabila dipertimbangkan yang berwenang akan menjatuhkan hukuman ringan atau sedang 
             seperti yang dimaksud Pasal 29 butir 33 dan 4
     c.    Dalam melakukan pemeriksaan, yang berwenang dapat mendengar atau meminta keterangan dari orang lain jika 
            dipandang perlu.

2)    Penjatuhan hukuman 
       a.   Terhadap siswa yang melakukan beberapa pelanggaran disiplin dapat dijatuhi satu hukuman disiplin
       b.   Terhadap siswa yang pernah dijatuhi hukuman disiplin yang kemudian melakukan pelanggaran disiplin yang sifatnya 
              sama, terhadapnya dapat dijatuhi hukuman yang lebih berat dari pada hukuman disiplin terakhir yang pernah 
              dijatuhkan kepadanya
       c.   Hukuman ringan dan sedang disampaikan secara lisan dan tertulis, hukuman berat harus disertai bukti tertulis
       d.   Bentuk hukuman apapun yang ditetapkan harus mengandung dampak positif dan edukatif dalam rangka 
             mendewasakan siswa

3)    Penyampaian Keputusan Hukuman Disiplin
Penyampaian hukuman disiplin dilakukan secara tertutup dengan tetap menjunjung harga diri siswa sebagai manusia harapan bangsa yang memerlukan penanganan pendidik yang baik.

Pasal 35
Pengambilan Amanah Mendidik

Keputusan pemberitahuan pemberhentian sebagai siswa wajib dilaporkan kepada Kepala Kantor Departemen Nasional DT. II dan Pengawas Pembina setempat.

Pasal 36 
Keberatan atas Hukuman Disiplin

Siswa yang dijatuhi salah satu jenis hukuman disiplin jika memiliki alasan-alasan yang benar-benar dapat dipertanggung-jawabkan dapat mengajukan keberatan kepada Kepala Sekolah dengan cara-cara yang baik.

Pasal 37 
Ketentuan Lain

Apabila terdapat alasan yang kuat, Kepala Sekolah dapat meninjau kembali hukuman sedang dan berat yang telah dijatuhkan terhadap siswa.

BAB VII 
P E N U T U P

Pasal 38

Ketentuan yang belum tercantum dalam Tata Tertib Siswa ini akan diatur kemudian.

Ditetapkan di Bogor
Pada tanggal 20 Juli 2006
Kepala SMA Kosgoro Kota Bogor,


Dra. Hj. Tjachny Maryam


 

PELANGGARAN DAN SANKSI SISWA 

SMA KOSGORO KOTA BOGOR

PELANGGARAN SANKSI
1. Terlambat datang ke sekolah :  
  1. < 10 menit
  2. > 10 menit
  3. > 10 menit, 2 sampai 3 kali dalam satu bulan
  4. > 10 menit, lebih dari 3 kali dalam satu bulan
  1. Dicatat oleh piket dan masuk kelas
  2. Tugas dari guru piket selama 2 jam pelajaran berlangsung
  3. Ditangani guru piket dan ditindaklanjuti BK / Wali Kelas
  4. Langsung dipulangkan dengan dibekali Surat Pemanggilan orang tua (tas ditahan di sekolah)
2. Tidak membawa buku pelajaran pada jam pelajaran yang bersangkutan Belajar di perpustakaan dengan dibekali tugas dari guru mata pelajaran yang bersangkutan (kecuali ulangan)
3. Keluar kelas pada waktu pergantian jam pelajaran atau setelah istirahat Diberi sanksi oleh guru yang bersangkutan, dikeluarkan dari kelas dengan dibekali tugas
4. Tidak sholat Dhuhur / Ashar (bagi muslim) Ditegur dan langsung disuruh sholat
5. Atribut sekolah :  
  1. Tidak memakai badge OSIS atau lokasi
  2. Tidak memakai topi sekolah pada saat upacara
  1. Ditegur dan harus menggunakan atribut saat itu juga
  2. Dibariskan tersendiri dan diberi sanksi oleh BK / Pembina OSIS
6.   Seragam sekolah :  
  1. Tidak memakai ikat pingang hitam
  2. Tidak memakai kaos kaki putih
  3. Tidak memakai sepatu hitam
  4. Pakaian seragam dicoretcoret
  5. Panjang pakaian bawah (rok) putri di atas lutut
  6. Memakai seragam dengan bahan / warna yang tidak sesuai dengan ketentuan
  1. Ditegur dan diperingatkan
  2. Ditegur dan diperingatkan
  3. Ditegur dan diperingatkan
  4. Ditegur dan diperingatkan
  5. Ditegur dan diperingatkan
  6. Jika dipakai lagi, orang tua akan dipanggil dan barang tersebut disita dengan tidak dikembalikan
7.   Memakai aksesoris lain :  
  1. Gelang, kalung, anting, atau rantai (siswa putera)
  2. Kaos oblong, jaket, atau switer
  3. Sepatu sandal atau sandal
Harus dilepas dan diberi sanksi, jikadipakai lagi orang tuanya akandipanggil dan barang tersebut disitadengan tidak dikembalikan
8.   Membawa, menyimpan, atau menggunakan :  
  1. Alat-alat yang tidak berkaitan dengan KBM
  2. Rokok
  3. Buku porno 
  1. Barang-barang tersebut disita dan tidak dikembalikan.
  2. Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil.
  3. Piket kebersihan di sekolah dengan dibimbing Guru Piket dan Pembina OSIS
9.   Membawa, menyimpan, atau menggunakan :  
  1. Minuman ber-alkohol
  2. Obat-obatan terlarang, ganja (narkoba)
  1. Dikeluarkan dari sekolah
  2. Pada kondisi tertentu dapat diserahkan kepada pihak yang berwajib
10. Rambut, kuku, dan tatto :  
  1. Rambut gondrong, dipotong tidak rapi, dikuncir, atau digunduli (putera)
  2. Kuku panjang atau di-cat (putera dan puteri)
  3. Anggota badan di-tatto
  1. Langsung dicukur
  2. Langsung dipotong atau dihapus
  3. Orang tua siswa bersangkutan dipanggil dan diupayakan dihapus
11. Judi dan main kartu
  • Piket kebersihan selama 3 (tiga) hari di luar jam pelajaran dengan dibimbing Guru Piket dan Pembina OSIS
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
12. Membolos (meninggalkan jam pelajaran sekolah tanpa seijin Guru Piket)
  • Piket kebersihan selama 3 (tiga) hari di luar jam pelajaran dengan dibimbing Guru Piket dan Pembina OSIS + Wali Kelas, BK, Wakasek Kesiswaan
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
13. Mencuri
  • Disidang di hadapan guru dan Pimpinan Sekolah
  • Mengembalikan atau mengganti barang yang dicuri
  • Piket kebersihan selama 3 (tiga) hari di luar jam pelajaran dengan dibimbing Guru Piket, Pembina OSIS, dan Wali Kelas
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
  • Dikembalikan kepada orang tua
14. Menghilangkan atau merusak barang orang lain atau fasilitas sekolah
  • Mengganti barang tersebut dan dikembalikan
  • Piket kebersihan selama 3 (tiga) hari di luar jam pelajaran dengan dibimbing Pembina OSIS
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
15. Berkelahi, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah
  • Kedua belah pihak harus piket selama 6 (enam) hari di luar jam pelajaran dengan dibimbing Guru Piket, Pembina OSIS, dan dibina oleh BK dan Wali Kelas
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
  • Untuk siswa yang terlibat langsung dalam tawuran antar sekolah akan dikeluarkan dari sekolah
16. Berbuat asusila, keonaran, atau melakukan perbuatan yang dapat mencemari nama baik sekolah (baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah)
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
  • Membuat pernyataan di atas kertas segel yang diketahui oleh Wali Kelas, BK, Pembina Kesiswaan, dan Kepala Sekolah
  • Diberi sanksi khusus oleh Wali Kelas, BK, Wakasek atau Kepala Sekolah
  • Dikembalikan kepada orang tua
17. Melawan atau mengancam guru atau karyawan sekolah (baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah)
  • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
  • Membuat pernyataan di atas kertas segel yang diketahui oleh Wali Kelas, BK, Pembina Kesiswaan, dan Kepala Sekolah
  • Diberi sanksi khusus oleh Wali Kelas, BK, Wakasek atau Kepala Sekolah
  • Dikembalikan kepada orang tua
18. Tidak masuk sekolah tanpa keterangan (alpha) dalam 1 (satu) semester :  
  1. 1 sampai dengan 2 hari
  2. 3 sampai dengan 6 hari
  3. 7 sampai dengan 11 hari
  4. lebih dari 11 hari
  1. Teguan lisan dan tertulis oleh Wali Kelas, BK, dan guru bidang studi
  2. Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil
  3. Membuat pernyataan di atas kertas segel yang diketahui oleh Wali Kelas, BK, Pembina Kesiswaan, dan Kepala Sekolah
  4. Dikeluarkan dari sekolah ( Setiap penambahan alpha hari berikutnya diberi sanksi oleh Guru Piket, Wali Kelas, BK, dan Pembina Kesiswaan )