MOTTO SEKOLAH

Berwawasan Lingkungan dan Kebangsaan Keunggulan Teknologi
Sekolah Unggul Terakreditasi A
Kedisiplinan Ciri Khas SMA Kosgoro Kota Bogor

EMPAT PILAR

Bertempat di gedung Solidaritas SMA Kosgoro pada hari Sabtu, 23 April 2016 anggota  MPR RI H. Ahmad Riza mengadakan sosialisasi Empat Pilar Bangsa. Kegiatan tersebut dikuti oleh para siswa dan guru dan dibuka oleh kepala SMA Kosgoro Tri Atmojo.

Dalam sambutannya Tri Atmojo menjelaskan bahwa tujuan dari sosialisasi Empat Pilar  ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi  dasar terwujudnya Visi Misi sebagai sekolah yang berwawasan kebangsaan. Tri Atmojo.

Sosialisasi Empat Pilar Bangsa di SMA Kosgoro yang dilakukan oleh anggota MPR RI Dapil Jawa Barat III, H. Ahmad Riza yang didampingi oleh anggota Komisi D Kota Bogor H.M. Idris dan H. Ade Askiah  berlangsung dengan tertib dan meriah.

Ahmad Riza menjelskan bahwa Empat Pilar  yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Istilah “pilar” dalam empat pilar kebangsaan sebagai hal mendasar dan esensial yang memiliki sifat dinamis. . Saat ini MPR RI sebagai lembaga legislatif Negara terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan  rsa nasionalisme sesuai semangat proklamasi kemerdekaan RI tahun 1945.

Salah satu tugas MPR  mensosialisasikan Empat Pilar BerbUU No. 27 tahun 2009 tentang MPR, DRP, PDP dan DPR  Pasal 15 ayat (1) huruf e, yakni mengkoordinasikan untuk memasyarakatkan Undang Undang Dasar.

Diterimanya Pancasila sebagai dasar Negara dan idologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai Pancasila dijadikan landasan poko, landasan fundamental bagi  penyelenggaraan Negara Indonesia.

Ahmad Reza meminta kepada seluruh siswa SMA Kosgoro untuk mengamalkan empat pilar berbangsa dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila seperti  nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan,nilai persatuan, nilai kerakyatan  dan nilai keadilan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hindari perilaku negatif seperti mencontek saat ulangan, sex bebas, tawuran pelajar, tidak mentaati peraturan lalu lintas dan sebagainya.

Dibagian akhir paparannya Ahmad Reza berpesan;” Jadilan perlajar yang berperilaku dengan dengan tertib, jujur, suka bekerja keras, tekun, dan iklhas nilai-nilai itu sangat dibutuhkan sebagai calon pemimpin bangsa yang akan datang.”